Bersemadi:

Tiada pernah sesaat aku berpisah dengan mu.
Tiada pernah ingin dan tidak pernah mahu,
membayangkannya pun aku tak mampu
apatah lagi untuk ia benar benar berlaku.

Namun pada tanggal 12.8.2009 pada pukul 10.15 dengan aku berada disisi, bersimpuh ditepi badan kecilnya yang terbaring kaku, mengurut lembut jemari jemari kecilnya yang makin lesu, sambil tak tertahan kedukaan melihat dadanya yang berombak mendengus laju, tika mengusap ngusap wajahnya yang kepenatan, hembusan nafasnya yang pada awalnya bak badai kini tampak semakin perlahan, semakin tenang, semakin mendamaikan sehingga wajah dia benar benar tenang dan damai. Aku terpaku. Aku terpaku. Aku terpaku.

Sekecil kecil kenangan laju berlalu dimata. Sekecil kecil ingatan laju berlagu dimata. Senyum tawanya. Wajah tenang nya. Suara lembutnya. Perilaku penuh keibuannya. Kasih sayangnya. Titis air matanya. Kerinduannya. Kerisauannya. Malah masih terngiang ngiang suaranya ditelinga memanggil manggil menyapa dan menerpa.

Akhirnya Mak meninggalkan aku buat kali pertama dan buat selama lamanya. Buat kali pertamanya juga terasa hancur luluh seluruh jiwa raga. hati kecil menjerit jerit, menangis nangis, meronta ronta ingin ikut pergi bersama, kerana tidak pernah sesaat aku berpisah dengannya, tidak pernah ingin dan tidak pernah mahu, membayangkannya pun aku tak mampu apatah lagi untuk ia benar benar berlaku.

Mak, aku ingin pergi bersama mu. Aku hilang arah tuju. Mak, aku rindu. Aku sangat rindu.

*Salma Bt Yaacob, nenek ku yang tercinta disemadikan hari ini tanggal 13.8.2009. Semoga ditempatkan beliau dikalangan orang orang yang beriman. Amin.

| Noktah |


sekiranya tercipta dunia lain selepas ini
dan kiranya kau dan aku tercipta kembali
aku pasti kan berlari lari mencari mu
sehingga kau kembali kedalam dakapanku

281207-090809

Metaforakami berhenti disini. Perjalanan hidupnya sesungguh ia yang paling indah namun tempatnya kini didalam hati. Jauh didalam hati.

Assalamualaikum.


Smile:

Please smile. For me.

I Am The Blinded One:

Today I am a bit frustrated with myself for not being able to cheer Nina up. She informed me about her bad at work and loads of other stuff. I really tried my best to act normal when situations like this occurred because all I wanted to do was to make her feel comfortable thus disregarding any problems that she previously had. The one and only set back for being a super sensitive chap would with out any doubt be my consciousness of change, be it in terms of mood, feelings, manners or emotions, and I sometimes resent that one set back for it would always be the only reason why I would always fail to make the grade.

I promise I shall be a better person for you and for us, with the will of God.

Fragments:

I know its going to be hard but i shall stay and be strong for both of us. You need to keep your head up high, smile and with me, together we march through life valiantly. Hopefully the light would be there at the end of the tunnel.

But if you and I were meant to fall, at least we have each other to fall upon. At least we have both experienced the discovery of the best fragment of life there is; the fragment when I found you, when you found me and when we found true love.

Amen.
 
 
Copyright © Metafora Post Modernisme
Blogger Theme by BloggerThemes Design by Diovo.com