Segala Puji Bagi Tuhan.
Aku buka kan mata. Sejuk. Embun masih mencari ruang untuk berlari. Masih gelap. Aku melihat kesisi kiri itu, dan disitu kau berada. Tenang, indah dan mendamaikan.
Terus ku nikmati saat saat itu berharap agar ia tidak akan berlalu. Ku rangkul badanmu kedalam pelukanku dan kau terus menyusup rapat kedadaku. Lalu aku tersenyum.
Aku bisikkan ke telinga mu kata kata cinta yang terzahir dari jiwa disaat itu. Ku cium dahimu dan kau terus diselimuti lena. Aku tidak mahu kau terjaga. Biar aku nikmati saat itu.
Perlahan lahan kau membuka mata mu, dan tersenyum. Ku kucup bibir mu, dan tersenyum.
Tenang, indah dan mendamaikan.
Aku buka kan mata. Sejuk. Embun masih mencari ruang untuk berlari. Masih gelap. Aku melihat kesisi kiri itu, dan disitu kau berada. Tenang, indah dan mendamaikan.
Terus ku nikmati saat saat itu berharap agar ia tidak akan berlalu. Ku rangkul badanmu kedalam pelukanku dan kau terus menyusup rapat kedadaku. Lalu aku tersenyum.
Aku bisikkan ke telinga mu kata kata cinta yang terzahir dari jiwa disaat itu. Ku cium dahimu dan kau terus diselimuti lena. Aku tidak mahu kau terjaga. Biar aku nikmati saat itu.
Perlahan lahan kau membuka mata mu, dan tersenyum. Ku kucup bibir mu, dan tersenyum.
Tenang, indah dan mendamaikan.
0 tulisan tambahan:
Post a Comment