Hari Ke lima puluh dua:

[i]

Maafkan aku.
Setiap kali aku berpaling dari dia,
aku menangisi beban terpikul dibahuku
juga beban terpikul dibahunya
dicinta menyintai
tetapi...

[ii]

Maafkan aku.
Dia terlalu sempurna untukku
namun, tetap dia menangisiku
tidak pernah terniat untuk berpaling
apatah untuk menyakiti
namun tetap ia berlaku
tanpa sedarku

[iii]

kembali
membilang hari
menghitung waktu
tangis itu akan terhenti
mimpi itu tidak akan datang lagi
yang pasti
semua ini akan berakhir
beberapa detik lagi

[iv]

Maafkan aku

0 tulisan tambahan:

 
 
Copyright © Metafora Post Modernisme
Blogger Theme by BloggerThemes Design by Diovo.com