Hari Keduapuluhdua:

Sihir hitam membunuh hati hati nista hati hati duka hati hati yang penuh serpih tajam kaca kaca dari gunung itu untuk ku tembuskan ke dada dada mereka yang patut mati. Sudah puas kau bunuh aku sudah puas kau melihat aku mati hingga kau perlu melihat dan melakukannya sekali lagi demi kepuasan serakah jiwa panji mega pendita zalim pencipta besi darah dan nanah membungkam didalam hati hati mereka itu. Jika itu yang kau mahu, pergilah kau pegilah dari sini pergi kau pergilah dari sini.

6 tulisan tambahan:

Anonymous said...

Dark and scary. Why?

Albinaini said...

Ahaks.. Anger and frustrations.

Anonymous said...

Why are you angry? I thought you were in love?

Benign said...

well, he is indeed in love.
but hes not always of ballads and love songs.

some times he punk rock and hardcore the world.

Anonymous said...

Cute.

Benign said...

on behalf of him, thanks.. and he knows who you are...

:)

 
 
Copyright © Metafora Post Modernisme
Blogger Theme by BloggerThemes Design by Diovo.com